Rabakodo, 13 Juli 2021 Penyerahan Dokumen Langsung Diserahkan Oleh Bapak Kepala Desa Rabakodo Drs. Zumardani, M.N dan PPKD Bapak Junaidin Ishaka yang didampingi Oleh Operator SID Fathur Faedah, SE kepada Ibu Eka Pradanawati yang mengurus Pembuatan KK baru. Sekarang, tak lagi bersusah payah mengurus kembali dokumen kependudukan yang hilang Maupun pembuatan yang baru, seperti akta kelahiran, kartu keluarga (KK), Keterangan Pindah., Akta Lahir dan lain-lain. Pemerintah Desa telah mempermudah pelayanan dengan inovasi cetak Dokumen Gratis Di Desa (Cedok Gadis). Ujar Kepala Desa.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima sudah mempermudah pelayanan dokumen administrasi kependudukan lewat inovasi cetak Dokumen Gratis Di Desa.
Dokumen-dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran, KK, dan akta kematian, sudah bisa dicetak sendiri menggunakan kertas putih polos jenis HVS A4 80 gram dari mesin printer di Kantor Desa.
Jadi, Anda tidak perlu repot-repot lagi mendatangi kantor Dinas Dukcapil terdekat hanya untuk mengurus semua dokumen kependudukan tersebut.
Meski hanya Anda cetak di selembar kertas dan tidak seperti sebelumnya yang menggunakan jenis kertas security printing berhologram antipemalsuan, dokumen itu tetap memiliki kekuatan hukum.
Kuncinya ada pada kode pemindai berbentuk quick response (QR) di pojok kanan bawah dari dokumen kertas yang telah Anda cetak.
Kode QR ini semacam tanda tangan elektronik sebagai penanda keaslian data dan pengganti tanda tangan dan cap basah yang dulu dicetak dengan security printing.
Lalu, bagaimana jika ingin mengetahui data Anda palsu atau asli?
Mudah saja. Cukup dekatkan kode QR dengan perangkat telepon seluler pintar atau smartphone dan aktifkan moda pemindai QR di masing-masing perangkat dan terhubung dengan laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id.
Nantinya, melalui pemindaian ini akan muncul data lengkap dari masing-masing anggota keluarga. Masyarakat Tidak perlu lagi antri untuk megurus data administrasi Kependudukan mengingat dimasa pandemi ini, menganjurkan kita agar menghindari kerumunan. Ope. SID